Rabu, 30 Juni 2021

MENJADI PRIBADI YANG MENGANDALKAN TUHAN SENANTIASA

RHEMA HARI INI

Matius 5:3 – “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

 

Dewasa ini banyak orang yang keliru dalam mencari kebahagiaan. Seberapa banyak dari kita yang berpendapat bahwa kebahagiaan dapat diperoleh melalui wisata yang panjang, mengunjungi tempat-tempat tertentu, pesta pora dengan teman-teman terdekat, melakukan apa pun atau membeli barang-barang mewah sesuai yang diinginkan. Kita seolah lupa bahwa kebahagiaan di luar Yesus sifatnya hanyalah sesaat.

 

Pada dasarnya, kebahagiaan adalah hak semua orang dan memang semua orang menginginkannya. Namun, fakta kehidupan menunjukkan tidak semua orang berbahagia. Banyak orang kaya yang kita pikir seharusnya bahagia karena bisa memiliki semua yang diingininya ternyata malah sangat menderita dalam kekayaannya. Banyak keluarga tampak bahagia, tetapi sesungguhnya mereka sedang merana dalam batin. Mengapa? Sebab mereka tidak juga menemukan kebahagiaan yang sejati. Apa pun yang mereka usahakan untuk menciptakan kebahagiaan pada akhirnya tidak bisa membuat mereka berbahagia.

 

Satu hal yang perlu kita sadari, kebahagiaan yang sejati hanya akan Tuhan berikan kepada mereka yang hidupnya bergantung penuh kepada Tuhan. Jika hari ini kita merasakan kebahagiaan itu jauh dari kehidupan kita, cobalah koreksi diri dengan saksama. Mungkin kita tidak menjadikan Tuhan sebagai penyokong dalam hidup kita, melainkan kepada dunia ini. Apakah kita mengabaikan hubungan dengan Tuhan, atau kita telah menomorduakan Tuhan? Dunia dan segala keindahannya hanya menawarkan kebahagiaan semu dan sementara. Pada akhirnya, dunia hanya akan menjadikan kita binasa. Ambillah komitmen untuk meninggalkan dunia dan segala kesenangannya. Segeralah kembali kepada Tuhan dan jangan pernah menggantungkan hidup pada yang lain. Dengan terus hidup bergantung kepada-Nya dan mempunyai hubungan yang baik dengan-Nya, hidup kita akan berbuah lebat dan kita pun bisa menemukan kepuasan sejati dalam hidup.

 

RENUNGAN

Hanya yang hatinya MISKIN DI HADAPAN ALLAH sajalah yang bisa menjadikan TUHAN SEBAGAI PENYOKONG dalam hidupnya.

 

APLIKASI

  1. Menurut Anda, apa sesungguhnya definisi miskin di hadapan Allah?
  2. Apakah Anda sudah menjadikan Tuhan sebagai penyokong dalam hidup Anda selama ini? Mengapa demikian?
  3. Langkah-langkah apa yang akan Anda ambil untuk dapat terus menjadikan Tuhan sebagai penyokong hidup Anda? Tuliskan.

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, terima kasih untuk kebaikan dan kesetiaan-Mu dalam hidup kami. Kami rindu menjadikan Engkau sebagai penyokong satu-satunya dalam hidup kami, sehingga hidup kami senantiasa tetap dalam rencana dan kehendak-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

 

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Yehezkiel 18-19    Yakobus 4