Rabu, 2 Juni 2021

MENJADI ANAK YANG MEMBAWA SUKACITA BESAR

 

 RHEMA HARI INI

Amsal 23:24 – Ayah seorang yang benar akan bersorak-sorak; yang memperanakkan orang-orang yang bijak akan bersukacita karena dia.

 

Berapa banyak dari kita yang memiliki kerinduan menjadi orang yang sukses dan berhasil, sehingga bisa membuat orangtua kita bangga? Berapa banyak dari kita yang memiliki kerinduan untuk bisa mengajak orangtua kita jalan-jalan bahkan sampai ke luar negeri, dan bisa memberikan barang-barang mewah untuk mereka? Tidak ada yang salah dengan kerinduan seperti itu, tetapi apakah hal-hal tersebut menjamin kebahagiaan dan sukacita orangtua kita? Karena pada dasarnya, yang menjadi kerinduan dan harapan terbesar orangtua atas anak-anaknya adalah waktu dan kepribadian kita.

Sering kali, karena kita terlalu fokus mengejar kesuksesan, kita mengabaikan waktu bersama orangtua. Bahkan, kita mengabaikan didikan dan nasihat mereka, karena kita merasa sudah banyak memberi untuk orang tua kita dan merasa mereka tidak berhak menasihati kita. Bahkan, dengan alasan membahagiakan orangtua, kita mengejar kekayaan dengan cara yang salah dan tidak sesuai dengan kebenaran firman Tuhan. Hal-hal seperti itu justru membuat orangtua kita merasa sedih dan berdukacita, sekalipun kita memberikan kekayaan serta kenyamanan.

Sesungguhnya, menjadi anak yang membawa sukacita besar bagi orangtua bukanlah perkara yang sulit. Renungan hari ini mengingatkan kepada kita seberapa pentingnya menghargai dan melakukan setiap nasihat dari orangtua. Karena nasihat dari orangtua akan menghasilkan sesuatu yang baik dalam hidup kita dan menjadi sebuah landasan atau pedoman dalam menjalani kehidupan. Secara otomatis akan membuat kita bertumbuh menjadi pribadi yang lebih bijak dan senantiasa hidup dalam kebenaran firman Tuhan. Segala keputusan maupun tindakan yang kita ambil, tidak semata-mata karena keegoisan kita, sehingga hidup kita memberikan dampak sukacita yang besar bagi orang tua kita. Bukan dengan harta, kekayaan, atau jabatan yang tingi. Namun, saat kita bisa hidup menjadi pribadi yang bijak, takut akan Tuhan, dan banyak meluangkan waktu kita dengan orang tua, maka kita pun akan melihat orangtua kita bersukacita. (Rdf)

RENUNGAN

Jadilah anak yang MEMBAWA SUKACITA BESAR bagi orangtua kita.

 

APLIKASI

  1. Sudahkah Anda menjadi anak yang membawa sukacita yang besar bagi orangtua Anda? Jika sudah atau belum, mengapa?
  2. Menurut Anda, mengapa penting bagi kita sebagai anak untuk dapat membawa sukacita yang besar bagi orangtua?
  3. Langkah-langkah apa yang akan Anda ambil untuk dapat mengalokasikan renungan hari ini? Tuliskan.

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, kami bersyukur untuk orangtua yang begitu luar biasa bagi kami. Kami rindu bisa menjadi anak yang dapat membawa sukacita yang besar bagi orangtua kami. Ajar kami untuk senantiasa dapat hidup dalam kehendak dan rencana-Mu, sehingga hidup kami tidak melenceng keluar dari jalan kebenaran. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

 

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Yeremia 6-8       1 Timotius 5