Kamis, 3 Juni 2021

KEPUTUSAN YANG BIJAKSANA MENDATANGKAN KEHIDUPAN

 

 RHEMA HARI INI

Amsal 23:19 – Hai anakku, dengarkanlah, dan jadilah bijak, tujukanlah hatimu ke jalan yang benar.

 

Setelah suaminya meninggal, sebenarnya Rut boleh memilih meninggalkan mertuanya, Naomi, dan kembali kepada keluarganya sendiri. Bahkan Naomi sendiri sudah merelakannya. Namun Rut memutuskan untuk tetap berbakti kepada mertuanya. Keputusan Rut membawanya kepada kehidupan yang tidak mudah. Ia terpaksa menjadi seorang pemungut jelai, yaitu memunguti sisa-sisa gandum yang terjatuh atau sengaja ditinggalkan oleh pemiliknya. Rut rela melakukannya bukan hanya untuk menyambung kehidupan mereka, tetapi untuk menunjukkan baktinya kepada mertuanya. Tidak sekali pun dicatat di Alkitab bahwa ia menyesali pilihannya. Tidaklah heran Tuhan berkenan kepadanya, bahkan karena ketaatannya mengikuti petunjuk mertuanya, Rut dibawa kepada masa depan yang baru dan hidupnya diangkat oleh Tuhan. Apa yang tidak pernah terpikirkan dan tidak pernah timbul dalam hatinya, itu yang diterimanya. Seorang tuan tanah yang kaya raya, Boas, mengambilnya sebagai istri dan namanya masuk dalam silsilah kelahiran Tuhan Yesus. Sungguh luar biasa!

Lihat juga Daud. Bagaimana ia memutuskan untuk tidak mengusik Saul, dalam hal ini tidak membunuh Saul, karena Daud tahu Saul adalah otoritas yang Tuhan tempatkan di atasnya. Bahkan Daud memanggil Saul dengan sebutan ‘ayah’ (1 Sam. 24:12). Hal itu menunjukkan kebijakan hatinya dengan membuat keputusan yang benar. Walaupun secara manusia, dengan melepaskan Saul artinya Daud justru semakin ada dalam bahaya. Namun karena keputusannya itulah, Tuhan sendiri bangkit menjadi Pembela dan memberinya kemenangan demi kemenangan.

Bukanlah suatu kesalahan, jika kita sebagai anak memilih untuk tetap menghormati dan menaati orangtua kita di atas semua pilihan yang kita ambil dalam hidup kita. Sekalipun hal itu bertentangan dengan pemikiran kita dan sepertinya membuat kita berada di posisi yang sulit. Namun percayalah, jika kita mau taat kepada perintah Tuhan yang satu ini, maka berkat, kemenangan, dan pembelaan Tuhan akan dinyatakan dalam hidup kita. Haleluya!

RENUNGAN

ANAK YANG BIJAK adalah anak yang bisa BERPIKIR serta MENGAMBIL KEPUTUSAN yang BAIK dan TEPAT.

 

APLIKASI

  1. Hal apakah yang selama ini menjadi pertimbangan Anda dalam mengambil keputusan? Sejauh manakah Anda mengizinkan orangtua Anda terlibat?
  2. Kendala apakah yang Anda sering temui ketika Anda memutuskan untuk menaati orangtua Anda?
  3. Komitmen apa yang bisa Anda ambil untuk semakin menjadi anak yang taat dengan tetap menghormati orangtua Anda dan menjadi berkat bagi mereka? Tuliskan!

DOA UNTUK HARI INI

“Roh Kudus, terima kasih atas keluarga di mana Engkau tempatkan kami untuk kami bertumbuh selama ini. Jadikan kami anak-anak yang bijaksana, ya Tuhan, supaya kami bisa terus berpegang kepada-Mu saat kami mengambil keputusan dalam segala hal. Karena kami rindu menjadi berkat bagi setiap orang yang Kau tempatkan di dalam keluarga kami melalui keputusan-keputusan kami, terlebih lagi untuk menyenangkan hati-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

 

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Yeremia 9-11       1 Timotius 6