Jumat, 4 Juni 2021

ANAK YANG MEMBERI KETENTRAMAN DAN SUKACITA BAGI ORANGTUA

 

 RHEMA HARI INI

Amsal 29:17 – didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu

 

Setiap kita pasti senang jika perkataan kita didengarkan dan diperhatikan, terlebih lagi jika dilakukan. Hal ini membuat kita merasa dihargai dan maksud baik kita diterima dengan hati terbuka. Tak berbeda halnya dengan orangtua yang tentunya menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. Dengan tujuan itulah, kita memberikan arahan, pengajaran, nasihat, dan membagikan pengalaman. Itu semua supaya anak-anak kita menjadi lebih bijaksana, tidak salah melangkah, dan beroleh hidup yang sukses dan bahagia, baik di bumi maupun di sorga.

Namun tidak semua anak dapat memahami hal tersebut dan mau mendengarkan nasihat orangtua. Hal inilah yang terkadang membuat orangtua merasa jengkel. Banyak orangtua merasa bahwa anak zaman sekarang banyak yang merasa lebih pintar dan lebih tahu dari orangtuanya, sehingga mereka bersikap tidak hormat bahkan membantah ketika diberi nasihat serta didikan oleh orangtuanya. Sikap anak yang seperti itulah yang terkadang  membuat sedih hati para orangtua. Sebaliknya, anak yang mau dididik, akan memberikan ketentraman dan sukacita di hati orang tuanya. Mereka mau memberikan telinganya bagi pengajaran orangtuanya dan sungguh-sungguh memasukkannya dalam hati. Anak yang demikian akan sangat membahagiakan hati orangtuanya.

Sebagai anak, sekalipun kita mungkin menganggap orangtua kita bawel, suka mengulang-ulang nasihat yang sama, tetaplah memberi perhatian. Bisa jadi orangtua melihat bahwa kita belum sungguh-sungguh melakukannya sehingga mereka mengulang lagi didikan yang sama. Kalaupun tidak demikian halnya, kita merasa sudah mengerti dan melaksanakannya, apa salahnya jika kita tetap memperhatikan dan membuat hati orangtua kita bahagia? Ingatlah, bukan saja orangtua kita yang beroleh sukacita, tetapi hati Tuhan pun disukakan jika kita menghormati orangtua. Akan ada berkat yang berbeda, yang Tuhan curahkan dengan melimpah di sepanjang hidup kita, jika kita mau menerima didikan orangtua. (PF)

RENUNGAN

ANAK YANG MAU DIDIDIK adalah anak yang akan MEMBERIKAN KETENTRAMAN dan SUKACITA di hati orangtuanya.

 

APLIKASI

  1. Menurut Anda, apakah Anda sudah menjadi seorang anak yang mau menerima didikan orangtua?
  2. Menurut Anda, apa yang membuat Anda terkadang sulit untuk menerima didikan dari orangtua?
  3. Bagaimana Anda akan mengubah sikap hati dan cara berpikir Anda, supaya Anda bisa memberikan ketentraman dan sukacita di hati orangtua Anda?

DOA UNTUK HARI INI

Tuhan Yesus, ampuni kami jika kami selama ini kurang menghargai didikan orangtua kami. Ampuni jika kami membuat hati mereka sedih dan jengkel. Jamah dan bukalah hati kami Tuhan, agar kami dapat menerima didikan orangtua kami dengan sepenuh hati. Kami percaya, mereka adalah wakil-Mu untuk membimbing dan mengajar kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

 

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Yeremia 12-14       2 Timotius 1